Skip to main content

Bahasa JakSel : Which is, literally (Ga Indonesia Banget!)


Hello, aloha!

    Apa yang kalian rasakan ketika menggunakan istilah asing pada orang lain?, merasa keren?, merasa paling gaul?. Yaa, boleh saja sih, ga ada salahnya. Kadang nih, bahasa campur aduk yang mungkin dikenal dengan bahasa Jaksel, dianggap sebagai bahasa yang alay. “ngapain si Lo, ngomong campur aduk kayak gado-gado, ga Indonesia banget sih”. Banyak perspektif mengenai penggunaan bahasa ini, tentunya penggunaan bahasa ini dilatarbelakangi faktor x yang mungkin belum tentu kita paham.

    Nah temen-temen mengenai bahasa sendiri, perjanjian atau sumpahnya sudah sering kita dengar dan pastinya kita ucap ditanggal yang sama tiap tahunnya, yakni setiap tanggal 28 Oktober. Apalagi kalo bukan sumpah pemuda. Biar gak lupa, kita review lagi deh isi sumpah pemuda nya..

"Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia."

 

"Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia."

 

"Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia."

    Nah, yuk kita fokus ke alinea ke-3. Bahasa. Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi. Bahasa mempermudah individu untuk menyampaikan keinginan dan maksud tertentu pada individu lainnya. Penyeragaman bahasa ini amat penting bagi suatu Bangsa yang terdiri dari berbagai daerah dengan latar belakang yang berbeda.

    Bahasa JakSel, yang kini makin marak terdengar atau bahkan tertulis di media sosial atau artikel seperti ini (hehe), kian terasa familiar. Bahkan para influencer atau artis-artis pun sering menggunakannya. Entah karena kurangnya kosakata Bahasa Indonesia atau memang sengaja agar terdengar lebih gaul. Berikut istilah-istilah JakSel yang mungkin pernah kalian dengar ;

 

1. Which is
Sebenarnya kata ini sering digunakan untuk mencontohkan kondisi. Misal, “sebenernya guys, ini tuh produknya terkenal banget which is kalian bisa beli di semua toko terdekat”. Kata which is disini maknanya “yang mana”, jadi inti kalimatnya adalah produk terkenal yang mana dapat dibeli di semua toko terdekat.

 

2. Literally
Nah ini kata yang sering banget terdengar oleh influencer atau youtuber. Misal, “Jadi guys, ini martabaknya tuh lembut banget, aku kayak literally gabisa ngomong lagi saking enaknya..”. Waduh, terkesan lebay ya hehe. Nah makna dari kata literally disini adalah “benar-benar”, jadi inti kalimatnya adalah martabaknya enak banget, saking enaknya benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi.

 

3. No offense
Kalau no offense mungkin jarang terdengar ya. Tapi ada kok sebagian dari influencer yang menggunakan kata ini. Misal, “Aku tuh suka banget sama design bajunya, no offense ya but hmm yaa agak sedikit kurang dinamis gitu cyinn.” Nah makna no offense disini adalah “tanpa maksud menyinggung”. Jadi intinya adalah dia sangat suka dengan bajunya tapi ia mengkritik satu hal yakni bajunya dirasa sedikit kurang dinamis.

 

4. Seriously
Mungkin kata ini sering dilontarkan ketika para artis atau influencer merasa kaget atau tidak percaya akan suatu hal yang dihadapinya. Misal, “kemarin yah guys dia nelpon aku lagi buat nagih utang, like.. seriously..”. Arti dari seriously mungkin sudah tidak asing yaa. Maknanya adalah “Serius? Yang benar saja?” . Intinya adalah kemarin ada yang menelpon dia untuk menagih hutangnya, dan dia kaget, yang benar saja?.

 

5. What the…

Nah ini lebih mengarah pada kata umpatan yaa, ketika kesal atau ketika marah. Sebenarnya ini lebih pada umpatan yang mengacu pada kalimat what the f*ck, yang artinya s*alan, namun tertahan. Jadi what the… saja. Misal, “(suara mengejutkan) Whatt the… guys, keringet dingin guys”. Yaa intinya dia kaget, dan mengumpat.

 

    Teman-teman, seperti yang telah dinyatakan sedari awal pembahasan. Bahasa tersebut sebenarnya sah-sah saja dipakai. Namun ingat, semua harus dipakai pada tempatnya yaa. Bahasa mencerminkan Bangsa loh teman-teman. Jangan sampai, istilah-istilah asing dipakai untuk mengumpat bahkan mengejek orang lain. Duh bukannya keren malah alay ya.

 

    Bahasa menunjukkan identitas kita sebagai warga negara yang baik. Bahasa menunjukkan siapa kita. Ibarat bahan makanan yang bersih, diolah dengan cara yang sehat, akan menghasilkan makanan yang baik, sehat dan berkualitas tinggi. Baik-buruknya seseorang memang relatif, namun setidaknya bahasa dapat menjadi salah satu indikator baiknya budi seseorang.


    Ingat teman-teman, bahasa itu identitas bangsa. Jadi jangan asal pakai istilah asing supaya terlihat keren ya, apalagi marah-marah dengan bahasa asing. Oya, diingat lagi, Indonesia sendiri luas lho. Dan bahasa dari satu daerah ke daerah lainnya berbeda. Jangankan antardaerah, antarkecamatan pun bahasanya bisa beda. Gimana?, gak kalah keren kan?.

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Terima kasih, Aku <3 Bismillahirrahmaanirrahiim. Assalaamu alaykum wa rahmatullah wa barakaatuh Apa kabar?. Semoga kamu (yang sedang membaca ) sehat selalu, bahagia, dan berkah hidupnya. Karena ini tulisan pertamaku, kenalan dulu yaa. Panggil aja Jea. Info mengenaiku bisa kamu lihat di bio ya. Siapapun kamu, aku yakin, kamu adalah seseorang yang tengah berusaha. Berusaha untuk segala hal yang akan membuat hidupmu lebih baik. Aktivitas harianmu yang padat, sangat melelahkan ya?. Aku tahu . “Tidak, kamu tidak paham. Kamu kan bukan aku” . Baik, memang tidak akan ada yang begitu benar-benar mengerti kamu kecuali Allah dan dirimu sendiri. Rehat. Beristirahatlah ketika lelah. Ketika kaki sudah mati rasa, ambil tempat untuk duduk, lonjorkan kaki. Rehat. Tak semua yang dipaksakan akan berhasil. Tak semua yang dibiarkan mengikuti alur waktu akan berhasil. Berusahalah, namun ingatlah rajamu, ingatlah ratumu. Yang harus kau hormati, hargai, dan layani. Itulah dirimu. Self-love bukan...
 Story of Jella : Struggling for better mental health Bonjour belle!  Jella here. Gue akan cerita tentang pengalaman gue yang sempet didiagnosa gangguan kecemasan (anxiety disorder) dan episode depresif. Sebelumnya biar bisa lebih paham, gue kasi tau dulu yaa. Buat yang belom tau, menurut hasil googling gewe, gangguan kecemasan berlebih  (anxiety disorder)   adalah g angguan kesehatan mental yang ditandai dengan perasaan khawatir, cemas, atau takut yang cukup kuat untuk mengganggu aktivitas sehari-hari Contoh gangguan kecemasan yaitu serangan panik, gangguan obsesif-kompulsif, dan gangguan stres pascatrauma. Gejala berupa stres yang tidak sesuai dengan dampak peristiwa, ketidakmampuan untuk menepis kekhawatiran, dan gelisah. Perawatan termasuk konseling atau obat, termasuk antidepresan. Sementara episode depresif adalah  yaitu saat seseorang mengalami periode gejala depresi. Ketika dalam episode depresif, seseorang bisa merasa tertekan hingga kehilangan minat me...